Penjelasan Lengkap Seputar Shalat Jamak dan Qashar Beserta Niatnya

Melaksanakan Shalat Zhuhur di puncak gunung.

Pendahuluan

Shalat 5 waktu adalah kewajiban bagi setiap muslim yang mukallaf (orang yang terbebani kewajiban). Mukallaf adalah orang-orang yang memiliki kriteria sebagai berikut;

  1. Muslim.
  2. Berakal.
  3. Aqil baligh.
  4. Bisa mendengar dan melihat.
  5. Sampai ajaran Islam kepadanya.

Apabila ada seorang mukallaf yang tidak melaksanakan shalat wajib, maka sungguh dia telah berdosa besar yang. Dalam hal ini ulama berbeda pendapat tentang hukum orang yang meninggalkan shalat.

  • Orang yang meninggalkan Shalat dan dia berkata serta meyakini bahwa Shalat itu tidak wajib, maka ia telah murtad keluar dari Islam. Dosanya amat besar dan tidak akan diampuni oleh Allah SWT. Bagi orang murtad jika ia di minta taubat tidak mau maka hukumannya adalah di penggal lehernya.
  • Adapun orang yang meninggalkan shalat karena malas, ulama berbeda pendapat lagi dalam hal ini. Madzhab Hanbali berpendapat bahwa status orang yang meninggalkan shalat dengan sengaja karena malas adalah sudah keluar dari Islam, hukumannya adalah disuruh bertaubat dan apabila tidak mau, maka dihukum pancung serta tidak boleh dikubur di pemakaman kaum Muslimin.
  • Sedangkan mayoritas ulama (Hanafi, Maliki dan Syafi’i) berpendapat orang-orang ini telah berdosa besar dan hukumannya adalah disuruh bertaubat. Apabila tidak mau bertaubat maka dihukum penggal namun mayatnya masih boleh dikubur di pemakaman milik kaum Muslimin.
sholat qashar

99pictures.xyz

Islam adalah agama yang mudah dan tidak merepotkan penganutnya. Memang amat besar dosa orang yang meninggalkan shalat, akan tetapi shalat sungguh sangat dimudahkan. Tidak bisa dengan berdiri boleh duduk, tidak bisa duduk boleh berbaring, tidak bisa dengan berbaring boleh terlentang hingga yang terakhir adalah cukup dengan isya’rat dengan pelupuk matanya kemudian dengan hatinya.

Intinya jangan sampai ada orang yang meninggalkan shalat. Tidak ada orang yang tidak bisa melakukan shalat karena shalat sangat mudah dan sesuai dengan kemampuan. Maka tidak ada satu orang pun yang boleh meninggalkan shalat dalam keadaan apapun, termasuk disaat sedang bepergian.

Mari sekarang kita simak pemaparan yang jelas dan gamblang langsung dari pengasuh Pondok Pesantren Al-Bahjah Cirebon, Buya Yahya.

Baca juga: Ampuhnya Khasiat Surat Al-Waqiah

Pengertian Jamak dan Qashar

shalat jamak di gunung

lowcosttraveler.wordpress.com

Shalat Jamak

Shalat jamak adalah mengumpulkan dua shalat dalam satu waktu. Misalnya : Shalat Zhuhur dilakukan di waktu Ashar. Artinya, saat masuk waktu Dzuhur ia tidak melakukan Shalat Dzuhur, akan tetapi dilakukan di waktu Ashar. Maka setelah masuk Ashar orang tersebut melakukan Shalat Dzuhur kemudian melakukan Shalat Ashar

Shalat yang bisa dijamak adalah;

  • Shalat Zhuhur dikumpulkan dengan Shalat ‘Ashar
  • Shalat Maghrib dikumpulkan dengan Shalat ‘Isya

Adapun Shalat Shubuh tidak bisa dijamak dengan shalat apapun.

Jamak Taqdim dan Ta’khir

  1. Jamak Taqdim adalah mengumpulkan dua waktu shalat di waktu shalat yang pertama.
    Contoh: Menjamak Shalat Zhuhur dan ‘Ashar di waktu Shalat Zhuhur
  2. Jamak Ta’khir adalah mengumpulkan dua waktu shalat di waktu shalat yang kedua atau terakhir.
    Contoh: Jamak Shalat Maghrib dengan Shalat Isya’ di waktu Shalat Isya’

Shalat Qashar

Shalat Qashar yaitu menjadikan shalat yang berjumlah empat rakaat menjadi dua rakaat. Seperti Shalat Zhuhur, ‘Ashar dan Isya’. Sedangkan Shalat Maghrib dan Shubuh tidak bisa di-qashar.

Shalat Jamak dan Qashar

tatacara shalat qashar

indonesia360derajat.wordpress.com

Artinya ada shalat yang boleh untuk kita jamak dan kita qashar sekaligus. Yaitu, semua shalat yang memenuhi syarat untuk bisa di-qashar maka shalat tersebut pasti boleh dijamak. Menjamak shalat yang bisa diqashar tidaklah harus. Jadi, seseorang bisa saja hanya meng-qashar tanpa menjamak biarpun boleh untuk menjamak.

a. Tidak Semua Shalat Yang Bisa Dijamak Itu Bisa Diqashar

Ada shalat yang memenuhi syarat untuk bisa dijama’ akan tetapi belum memenuhi syarat untuk di-qashar. Maka saat itu hanya boleh menjamak dan tidak boleh meng-qashar.

b. Semua Shalat Yang Bisa Diqashar Pasti Boleh Dijamak

Artinya: Semua shalat yang memenuhi syarat untuk boleh di-qashar secara otomatis boleh dijamak.

Syarat Shalat Jamak

    1. Bepergian dengan Perjalanan Jauh

qashar shalat

Jika seseorang dalam perjalanan jauh maka ia boleh menjamak dan meng-qashar shalat biarpun dalam keadaan jalan lancar tanpa ada kemacetan. Bepergian jauh dalam masalah ini adalah bepergian yang jarak tempuh menuju tempat tujuannya mencapai 84 km. Contohnya, perjalanan dari Jawa Timur menuju Jakarta, maka ini diperbolehkan untuk meng-qashar-nya.

    2. Bepergian dengan Perjalanan Pendek
sholat ketika macet

kompas.com

Yaitu perjalanan yang jarak tempuh menuju tempat tujuannya tidak mencapai 84 Km. Dalam hal ini bagi seseorang yang bepergian dengan perjalanan pendek diperkenankan menjama’ dengan 2 syarat:

a) Berada di dalam bepergian atau berniat melakukan bepergian. Misal : Pada hari senin, seseorang yang tinggal di Bogor ingin pergi ke Jakarta. Maka orang tersebut disebut berniat bepergian. Atau orang tersebut sudah meninggalkan kampungnya maka ia disebut bepergian.

b) Ada dugaan jalan macet atau tiba-tiba terkena macet yang merepotkannya untuk bisa turun untuk melakukan Shalat.

Cara dan Niat Jamak Taqdim

Jika seseorang ingin menjamak taqdim (misal : Shalat Dzuhur digabung dengan Shalat Ashar yang dilakukan di waktu Dzuhur), maka yang harus dilakukan adalah:

1. Memulai dengan shalat Dzuhur dengan niat sebagaimana biasa, seperti, “Aku niat shalat fardhu Dzuhur”. Jika dilakukan berjama’ah tinggal menambah niat berjamaah. Kalau menjadi imam dengan tambahan, “Dan aku menjadi imam” kalau sebagai makmum dengan tambahan, “Dan aku menjadi makmum”.

Kemudian disaat ia melakukan shalat Dzuhur ia harus melintaskan niat di hati, “Aku akan melakukan shalat Ashar di waktu Dzuhur”. Waktu untuk niat menarik shalat Ashar ke Dzuhur terbentang sepanjang ia melakukan shalat Dzuhur. Artinya sepanjang ia berada di waktu Dzuhur niat bisa dilintaskan di hati asalkan belum salam. Bisa juga niat ini dibarengkan saat melakukan niat shalat Dzuhur, seperti : ”Aku melakukan shalat fardu Dzuhur dengan Ashar di waktu Dzuhur”.

2. Kemudian setelah ia salam dari shalat Dzuhur segera berdiri lagi untuk melakukan solat Ashar. Niatnya cukup : “Aku niat shalat fardhu Ashar”. Dengan niat seperti ini tanpa disebutkan niat jamaknya juga sudah sah. Kalau mau di tambah, “Jamak dengan Dzuhur” maka itu lebih baik.

3. Antara shalat Dzuhur dan Ashar harus bersegera. Artinya jangan ada jeda kesibukan apapun kecuali urusan shalat. Dzikir, do’a, shalat Ba’diyah Dzuhur dan Qobliyah Ashar ditunda setelah shalat Ashar.

Baca: Pentingnya Berniat pada Setiap Amal

Cara dan Niat Jamak Ta’khir

shalat di perjalanan

lazada.co.id

Jika ingin melakukan jama’ ta’khir yaitu melakukan shalat Dzuhur dengan Ashar di waktu Ashar, maka caranya sebagai berikut:

1. Disaat masih berada di waktu yang pertama (waktu Dzuhur) harus melintaskan niat untuk menunda shalat Dzuhur di waktu Ashar, ”Aku berniat untuk melakukan shalat Dzuhur nanti di waktu Ashar“. Waktu untuk melintaskan niat terbentang sepanjang masih berada di waktu Dzuhur. Saat berniat tidak diwajibkan berwudhu dan menghadap qiblat karena memang belum shalat. Sambil bekerja pun bisa melintaskan niat tersebut.

2. Setelah memasuki waktu Ashar memulai shalat jama’ dan dianjurkan untuk mendahulukan shalat Dzuhur. Kalau seandainya mendahulukan Ashar juga sah.

3. Saat melakukan solat Dzuhur cara niatnya seperti biasa yaitu : ” Aku niat melakukan shalat Dzuhur ”. Dengan niat seperti ini sudah sah dan jika mau ditambah “ Jama’ dengan Ashar ” maka itu lebih baik.

4. Setelah selesai melakukan shalat Dzuhur, kemudian melakukan shalat Ashar dengan niat seperti shalat biasa : ” Aku niat melakukan shalat fardhu Ashar ”. Dengan seperti ini sudah sah dan jika mau ditambah : ” jama’ dengan Dzuhur ” maka itu lebih baik.

5. Shalat jama’ ta’khir antara Dzuhur dengan Ashar tidak harus menyambung seperti shalat jama’ taqdim. Dalam jama’ ta’khir boleh ada jeda waktu dan sebaiknya memang di segerakan tapi tidak harus.

Syarat Shalat Qashar

niat shalat qashar jamak

alamandang.wordpress.com

Syarat yang terpenting dalam Shalat Qashar ada 2:

a. Dalam perjalanan jauh yang jarak tempuh menuju tempat tujuan tidak kurang dari 84 km.

b. Sudah keluar dari wilayah tempat tinggalnya, diperkiraan keluar dari wilayah kecamatan. Dalam perjalanan seperti ini seseorang boleh mengqashar Shalat yang 4 raka’at menjadi 2 raka’at biarpun perjalanannya belum mencapai 84 asalkan ia sudah keluar dari wilayahnya biarpun perjalanannya baru beberapa kilometer.

Ini adalah syarat yang disepakati oleh para Ulama.

Cara dan Niat Shalat Qashar

Cara dan niat shalat qashar seperti niat dan shalat biasa, hanya bilangan raka’atnya saja dikurangi dari 4 raka’at menjadi 2 raka’at.

Cara niatnya: “Aku niat shalat fardhu Dzuhur qashar 2 raka’at”. Kalau mau dijamak tinggal menambahkan, “jama’ dengan Ashar” seperti niat jamak tersebut di atas.

Wallahu a’lam

oleh: Buya Yahya [dengan sedikit perubahan yang tidak merubah makna]


“Barangsiapa yang mengajak kepada suatu petunjuk, maka dia memperoleh pahala seperti pahala orang yang mengikutinya, tanpa mengurangi sedikit pun dari pahala-pahala mereka. Dan barangsiapa yang mengajak kepada kesesatan maka dia memperoleh dosa semisal dosa orang yang mengikutinya tanpa mengurangi sedikit pun dari dosa-dosa mereka.” (HR Muslim)

Bagikan!

You Might Also Like

56 Comments

  1. 1

    Terima kasih penjelasannya Ust..Komprensif dan bermanfaat.

  2. 2

    Terima kasih sekali penjelasannya ustad, namun ada yang sedikit menganjal dan ingin saya tanyakan, jika kita sedang sholat sunah dimasjid kemudian ditepuk pundak kita, mungkin disangka makmum kita lagi sholat wajib, selesai sholat apakah kita harus memberikan penjelasan bahwa saya tadi lagi mengerjakan sholat sunah, yang kedua jika pekerjaan kita sering traveling dan setiap 3 atau 4 hari dikota lain, apakah setiap waktu kita bisa menjamak atau meng qashar,dan bagaimana jika kita kembali ke kota asal kita apakah aturan tersebut masih berlaku, terima kasih sebelumnya

    • 3

      Bismillahirrahmanirrahim.

      Pertama-tama saya sampaikan bahwasannya artikel ini dituliskan oleh Ustadz Buya Yahya sedangkan saya hanya menulis ulang dengan sedikit suntingan.

      Untuk pertanyaannya, akan saya coba jawab sesuai dengan kemampuan saya dan apabila dirasa masih kurang yakin, bisa ditanyakan kepada Buya Yahya melalui akun Facebook beliau di atas.

      1) Pertanyaan: Jika kita sedang sholat sunah di masjid kemudian ditepuk pundak kita, mungkin disangka makmum kita lagi sholat wajib, selesai sholat apakah kita harus memberikan penjelasan bahwa saya tadi lagi mengerjakan sholat sunah?
      Jawab: Tidak perlu dan insya Allah sholat anda dan orang yang makmum kepada anda sama sahnya. Hal ini pernah dijelaskan oleh guru saya di pondok pesantren, akan tetapi saya lupa dalil untuk ini.

      2) Pertanyaan: Jika pekerjaan kita sering traveling dan setiap 3 atau 4 hari di kota lain, apakah setiap waktu kita bisa menjamak atau meng qashar,dan bagaimana jika kita kembali ke kota asal kita apakah aturan tersebut masih berlaku?
      Jawab: Untuk apakah kita boleh menjamak dan meng-qoshor pada setiap traveling kita, maka yang perlu diperhatikan adalah apakah ketika dalam perjalanan tersebut sudah memenuhi syarat menjamak dan meng-qashar? Perlu diperhatikan bahwasannya dua udzur (keringanan) tersebut memiliki dua syarat yang berbeda. Dan apabila kita sudah pulang ke rumah, maka keringanan tadi hilang dengan sendirinya dan harus melaksanakan shalat wajib seperti biasa.

      Wallaahu A’lam. Apabila dirasa kurang meyakinkan, boleh ditanyakan kepada ustadz atau kyai terdekat dan jika sudah dapat informasi yang memuaskan, boleh dibagikan ke mari agar kita tambah lagi. Terima kasih.

    • 4

      Menurut pertanyaan ini seorang imam diperbolehkan memberi tanda bahwa sedang sholat sunah. Saya suka melihat tangan kanan diangkat untuk memberi tanda. Wallahua’lam

  3. 5

    kalau hujan bisa di jamak gx sholat y tad

  4. 7

    Syukran ustadz.. semoga bermanfaat..

  5. 8
    Kamaruddin Rustam

    Terima kasih penjelasannya

  6. 9
    Kamaruddin Rustam

    Terimakasih penjelasannya pak uztas

  7. 10

    Assalamu alaikum wr. Wb. Kalau lgi duduk pngantin mulai pagi sampe sore, bisa di jamak atau qasar gak ustad??

  8. 15

    Terima Kasih Ustadz atas pencerahannya.. insyaallah bermanfaat…

  9. 16
  10. 17

    Assalamu’alaikum..
    Tadz , apakah boleh dan sah sholat seorang laki-laki yang kakinya dibungkus oleh kaos kaki spt salah satu gambar di atas? Terima kasih

  11. 19

    Assalamu’alaikum
    Ustadz saya mau bertanya… saya bekerja di pabrik malaysia, saya masuk pukul 7 malam… di malaysia sholat maghrib pukul 7.30 … saya belum berani izin karena masih baru dan sungkan … apabila saya menjamak shalat maghrib dengan shalat isya bagaimana ustadz ?? apakah saya dosa?? karena orang lama disini pun juga begitu

  12. 20
    Fendra Pecinta Maulid Rasulullah

    Assalamu’alaikum
    Ana ingin bertanha ustadz
    Apa beda dari sholat jamak,qashar,takdim,dan takhir
    Sekian terima kasih
    Wassalamu’alaikum

    • 21

      Wa’alaykumussalam.

      Sholat jamak: Menggabungkan 2 sholat dalam satu waktu. Penyebabnya ada banyak, tapi dalam artikel ini hanya disebabkan perjalanan.

      Sholat Qashar: Memotong jumlah rakaat sholat yang empat menjadi dua. Penyebabnya adalah perjalanan jauh, di atas 82 km.

      Jamak Takdim: Sholat jamak di waktu sholat yang pertama. Misalnya jamak dzuhur & ashar di waktu dzuhur.

      Jamak Takhir: Sholat jamak di waktu sholat yang kedua. Misalnya jamak dzuhur dan ashar di waktu ashar.

      Wallahu a’lam.

  13. 22

    ustad… qasahar itu pake salam gak sh?

  14. 24
    sahdodi indra saputra

    Terima kasih atas pencerahan nya,,
    Wassalam…

  15. 25

    assalamualaikum..ustadz mau nanyak ni q ni krja di hk mjkn ku gk memperbolehkn q tuk sholat tp q ttp mlksnkn shlt dgn cr menyuri2 wkt setiap ad ksmpatan q pergunakn tuk shlt….tp yg sering gk dpt wktu adlh shlt magrib krn wkt itu sbuk tuk msk mkn malam….apakah sah hukum nya klo q jamak dgn shlt isya’….mohon penjlsan nya dn sblm nya mksh byk

  16. 27

    Terima kasih atas penjelasanya…

  17. 28

    Terimah kasih banyak ilmunya .sangat membantu

  18. 29

    Semoga slalu bermanfaat untuk kita semua …

  19. 30

    Apakah kita boleh mnjamak sholat maghrib ktika dalam bkerja di luar negeri,bsa di krjakan akan tetapi serasa pkiran buru2.trm ksh

  20. 31
    Dian S. Budiman

    Apakah cara sholat nya 2 rakaat salam dan 2 rakaat salam.. *tentu niatnya masing2 kan?*

  21. 32

    Terima kasih informasinya
    Sangat bermanfaat

  22. 33

    Terima Kasih Pak Ustadz atas penjelasannya..
    insyaallah bermanfaat… 🙂

  23. 35

    Sholat jamak lohor dan ashar itu dikerjakan., dua rakaat salam + dua rakaat salam ?
    Dan jamak taqdim magrib dan isya (msh dlm perjalanan) juga sama ya Pak., dua rakaat salam + dua rakaat salam ? Lalu jamak ta’khir magrib dgn Isya tapi kita sdh sampai ditujuan msh dlm waktu isya.,caranya dua rakaat salam + empat rakaat salam ?
    Terimakasih..

    • 36

      Shalat jamak (tanpa qoshor) lohor dan ashar adalah 4 dan 4. Kalau sudah memenuhi syarat qoshor, maka boleh 2-2.

      Sedangkan maghrib dan isya itu 3-2. Sholat maghrib gak bisa dipotong lagi jumlah rakaatnya. Kalau udha sampai tempat tujuan, 3-4 seperti biasa.

  24. 37

    Asslmlkm saya bingung dgn tuntutan kerja saya…saya kerja dari jam 4 pagi sampai jm 12 siank ..sehingga saya tidak bisa mlkukan sholat subuh karena pkerjaan saya ….tolong kasih solusi …5 kasih sblomnya

    • 38

      Kalau bisa minta izin untuk sholat, maka dicoba dulu. Tapi kalau ngga bisa ya harus diqodho. Artinya sholat subuhnya diganti, misalnya sebelum atau sesudah sholat zhuhur. Karena sholat, bagi orang beriman, tidak boleh ditinggalkan sama sekali kecuali hilang ingatan atau gila.

  25. 39

    Asslamu’alaikum,,,apabila kiat dapat sholat maghrib dengan tepat waktu secara berjamaa’ah,akan tetapi setelah selesai sholat maghrib kita akan melakukan perjalanan yang jauh dengan menggunakan Bus penumpang. Bagaimanakan caranya kita dapat melaksanakan Sholat Isya sedangkan bus penumpang yang kita naiki akan berhenti pada saat Sholat Shubuh?mohon penjelasannya pak Ustadz…..

  26. 40
    Dwi Purwaningsih

    Syukron Ustadz untuk ilmunya. Sangat bermanfaat utk saya. Smoga Allah swt membalas kebaikan anda. Dan org2 yg gigih yntuk blajar ilmu agama. Amiin

  27. 41

    Assalamualikum….
    kalo misal sy masuk krja siang sy ga bisa solat magrib arena tidak bisa meninggalkan pkerjaan, jika shalatnya saya jamak nanti skalian isya boleh tidak terima kasih….

  28. 42
  29. 43

    tata cara sholat jamak diatas tidak disebutkan berapa rakaat pada waktu duhur dan berapa rakaat waktu ashar dan tolong lafas niatnya sholat jamak dengan bahasa arab apakah masing masing waktu bisa 2 rakaat.
    terima kasih

  30. 44

    Bagaimana kalo udh sholat jamak takdim tp tdk jadi pergi,, contoh : solat ashar di waktu dhuhur,,kl g jd pergi apa tetap harus sholat ashar,,trimakasih

  31. 46

    Assalamualaikum,saya kerja dipenerbangan jadi jadwal penerbangan tidak tentu apakah solat saya boleh dijamak? Terimakasih sebelumnya

    • 47

      Wa’alaykumussalam wa rohmatullah. Kalau kebiasaan membutuhkan jamak, maka nggak apa-apa. Tapi kalau ternyata masih luang waktu, maka harus dilaksanakan sebagaimana biasa pada waktunya.

  32. 48

    Terimakasih atas informasinya, semoga ilmunya bermanfaat dunia akhirat

  33. 49

    ilmu yg bermanfaat..sukron

  34. 50

    klu kita mau beramal pasti ada jalan kemudahan

  35. 51

    Assalamu’alaikum, penjelasan diatas tadi disebutkan bahwa sholat maghrib tidak boleh di qashar, tetapi saya pernah dengar dan pernah lihat kalo ada yg meng-qashar sholat maghrib. Tolong penjelasannya, kalau ada ditambah dengan hadistnya.

  36. 53

    Terima kasih atas informasinya ya pak. Bermanfaat.

  37. 54

    assalamualaikum, pak ustad

    saya ingin bertanya :
    misalkan asih sempat mengerjakan shalat zuhur, dah seperti nya ashar nanti tidak sempat karena sedang di perjalanan

    apa saya mengerjakan zuhur tetap 4 rakaat, lalu lanjut ashar di qasar 2 rakaat
    atau diringkas zuhur 2 rakat di lanjut ashar 2 rakaat

    dan misalkan sedang berjamaah mengerjakan zuhur 4 rakaat, dan saya mau mengerjakan ashar apa saya harus meringkas ashar 2 rakaat qasar atau mengerjakan 4 rakaat

    tolong penjelasan nya pak ustad

  38. 55

    Bismillah..

    Mau tanya.
    1. adzan tidak sesuai dengan jam yang ada di masjid, sedangkan masjid disekitar sudah adzan..

    2. ikut sholat berjamaah, sholat dzuhur dijamak dengan ashar (dalam konteks ini, para jamaah sholat adalah jamaah umroh yang tidak mungkin mengikuti sholat ashar, karena pesawat segera berangkat setelah dzuhur) dan saya bukan rombongan umroh tsb dan masih bisa mengikuti sholat ashar, tapi saya ikut dalam rombongan berjamaah itu dengan niatan sholat dzuhur sedangkan imam berniatan sholat jamak 2 kali salam..

    karena beda niat saya mengulang solat dzuhur..

    terimakasih sebelumnya wasalam..

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>