Ini Penyebab Warga Israel Minggat dari Jalur Gaza

Foto 10 tahun yang lalu, momen perginya warga Israel dari Jalur Gaza dikawal militer. | Bang Onim

Penelusuran Bang Onim (Abdillah Onim, reporter) di Gaza Palestina, alasan mengapa Israel angkat kaki dari wilayah Gaza 10 tahun yang lalu.

Gaza City, 26/15.

Pada tahun sebelumnya yaitu tahun 2000-an, pihak Israel tidak hanya menduduki dan menguasai wilayah atau tanah Palestina dibagian Tepi Barat atau Jerusalem, akan tetapi mereka juga menguasai dan menduduki tanah Jalur Gaza timur Palestina.

Di wilayah Gaza ini khususnya bagian selatan Gaza tepatnya di Khan Yunis dan Rafah, pada tahun 2000-an masih di duduki oleh warga Yahudi Israel. Mereka mendirikan rumah di tanah milik warga Palestina serta bercocok tanam dengan cara rampas paksa dari warga Gaza.

Dengan Berjalannya waktu, para pejuang Palestina terdiri dari para pemuda di Gaza yang mana mereka tidak dikotak kotak oleh elemen tertentu alias saling bahu membahu, di masa itu, para pemuda dan rakyat Gaza bersatu padu, bahu membahu dan saling kerja sama atas landasan maslahat bersama demi bebasnya tanah Palestina dan Masjid Al-Aqsha.

Maka dimulailah perlawanan dari pemuda Palestina di Gaza dengan hanya menggunakan batu dan senjata ala kadarnya, aksi gerilya dan penculikan, pembunuhan terhadap militer Israel dan warga Yahudi Israel pun eksis mereka lakukan. Aksi menghujani batu kearah mobil jeep milik Israel menjadi kegiatan bagian dari kurikulum kehidupan warga Gaza, bahkan bisa dikatakan motto wajib bagi warga Gaza; Penuhi tas ransel dengan batu, begitu melihat jeep militer Israel melintasi gang gang dan jalan raya maka manfaat moment penting tersebut untuk beraksi.

Puncak serangan dan aksi pengeroyokan oleh warga Gaza atas militer Israel terjadi pada tahun 2005 hingga 2006, aksi serangan dengan batu dan bom molotov serta demo besar-besaran mereka gelar, serta penutupan jalan jalan utama dengan batu dan ban pun ramai di lakukan. Pada saat itu warga Yahudi dan militer Israel di Gaza sangat ketakutan dan panik yang tak terbendung.

Insiden Penggorokan 8 Militer Israel oleh 3 Warga Gaza

Ilustrasi: Perlawanan pemuda Palestina | palestineistamam.wordpress.com

Sekitar tahun 2005-2006, pihak Israel kian brutal melakukan operasi penangkapan kepada warga Gaza. Baik petani maupun nelayan serta para penjaga toko yang melakukan perlawanan kala itu. Banyak juga rumah warga yang mereka buldozer sehingga rata dengan tanah.

Ketika tiba waktu malam, tentu kondisi militer Israel sedang payah dan lelah setelah seharian melakukan operasi dan penangkapan atas warga Gaza. Maka pada pukul 3 malam disebuah kamp militer tank terdapat di kuburan Syuhada Gaza, ada 3 pria Gaza, terdiri dari paman dan 2 ponakannya dari Marga Jom’ah, yang melakukan operasi penyusupan ke kamp militer Israel, beruntungnya ketika itu terdapat 8 orang militer Israel sedang ngorok tidur lelap karena kelelahan.

Hanya berbekal pisau dan golok, paman dan kedua ponakannya melakukan operasi Gorok Leher setelah mereka berhasil masuk kedalam kamp milik Militer Israel. Dengan gerakan cepat mereka berhasil menggorok semua militer Israel yang ada di dalam kamp yang saat itu berjumlah 8 orang.

Saat berlangsungnya aksi Gorok Leher tiba-tiba pesawat tanpa awak mendeteksi dan mencoba memberikan sinyal ke pusat komunikasi militer di Israel dan mencoba menelepon sang komandan di kamp militer, sayangnya tidak ada respon karena komandannya sudah berhasil dibunuh oleh paman dan kedua ponakannya.

Maka pesawat tanpa awak atau drone milik Israel itu tadi pun kembali mencoba mendeteksi ke lokasi kamp. Rupanya kamera pesawat drone berhasil menangkap sinyal bahwa ada gerakan yang mencurigakan dan terdeteksi bahwa terdapat 3 orang asing yang mencoba keluar dari kamp tersebut. Serentak, pesawat tanpa awak melesatkan beberapa roket ke arah kamp. Maka seketika itu pula paman dan dua ponakannya wafat -insya Allah Syahid-.

Warga Yahudi Israel Panik

Nah, rupanya deretan operasi pembunuhan, penculikan dan aksi para gerilyawan kepada militer Israel dan juga kepada warga Yahudi Israel yang ada di Jalur Gaza menimbulkan kepanikan warga Yahudi Israel dan militer Israel.

Maka pada tahun 2007-an, dengan penuh ketakukan warga Yahudi Israel dan militer Israel pun angkat kaki dari Jalur Gaza menuju Tepi Barat dengan menggunakan kapal dan ada yang berjalan kaki lintas jalur alternatif melewati pesisir pantai Gaza Utara menuju wilayah Majdal dan Ashdood, seperti terlihat didalam foto di atas tadi.

Jadi jelas, militer Israel dan warga Yahudi Israel angkat kaki dari tanah Gaza karena kalah dalam perang, tak mampu membentung arus perlawanan dari pejuang Palestina di Gaza.


//SP News Agency Gaza Palestina//

Hanya menghitung hari, kantor berita Suara Palestina News Agency akan diluncurkan, insya Allah..

Redaksi Kami, Kantor Berita Suara Palestina (SP News Agency):
suara.pal2015@gmail.com
suarapalestina2015@gmail.com


Dari akun facebook Abdillah Onim 

You Might Also Like

One comment

  1. 1

    Allahu Akbar
    Semoga saudaraku yang meninggal disan termasuk mati Syahid

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>