Kamus Gaul: Arti Baper

Nettik.net – Zaman sekarang, anak-anak muda Indonesia suka membuat kosakata-kosakata baru. Entah darimana tren ini berasal, yang jelas tren ini benar-benar sudah menyebar, bukan hanya di kalangan muda-mudi, bahkan anak-anak dan sebagian orang dewasa pun sudah terkena dampaknya.

Tidak ada salahnya menggunakan kata-kata baru ketika saling berkomunikasi. Hanya saja, terkadang bagi orang yang mendengarnya, ada sedikit hal yang mengganjal, yaitu terkadang belum paham maknanya. Jika bertanya, takut dianggap kurang pergaulan, padahal sih, memang iya, hehe.

Supaya nggak disebut kurang pergaulan, yuk kita pelajari apa sih arti kata baper? Selain itu, kira-kira, bagaimana penggunaan kata tersebut sehari-hari. Karena, terkadang paham arti saja tidak cukup. Jika salah menggunakannya, justru akan menimbulkan kesan malu tersendiri.

Apa Itu Baper

arti kata baper
sermud.com

Sebagaimana yang sudah dijelaskan di atas, diantara banyaknya kosa kata baru yang ada pada kawula muda dan sebagian orang dewasa, yang paling ngetren saat ini adalah kata-kata “baper”.

Baper adalah sebuah akronim dari 2 kata, yaitu “Bawa Perasaan”.  Kata baper biasanya dipakai untuk orang yang menyikapi suatu perkara dengan sedikit berlebihan. Entah itu dengan perasaan senang, bangga, sedih, marah ataupun kecewa.

Contohnya, ketika kita mencoba mencandai kawan kita dengan sebuah candaan, namun, nyatanya ia marah kepada kita. Padahal, menurut kita, tidak ada yang salah dengan candaan yang kita lontarkan. Pada kasus seperti ini ada dua kemungkinan, kawan anda itu orang yang baper, atau memang kita yang tidak tahu diri karena tidak merasa menyakiti orang, hehe.

Tidak hanya berkaitan dengan perkataan, dengan perbuatan pun bisa. Misalnya, seorang cowok atau cewek idola di sekolah ternyata nge-like postingan akun sosial media kita. Kita begitu merasa bangga, atau bahkan ke-geer-an, menganggap si doi suka sama kita. Padahal, dia Cuma kepencet nggak sengaja. Itu artinya, kita yang baper. Hehe.

Pada intinya, baper lebih kepada sikap seseorang yang mengambil hati setiap perkataan maupun perbuatan. Sikap ini adalah sikap yang kurang baik, karena akan membuat pikiran dan perasaan kita terfokuskan pada hal yang notabene kurang bermanfaat.

Baper ini biasanya menimpa seseorang yang punya sifat melow alias melankolis. Karena biasanya, orang-orang melankolis menganggap sikap atau perkataan orang itu, semua ditujukan pada dirinya. Padahal, pada aslinya, tidak.

Sedangkan orang-orang yang anti-baper, biasanya mereka adalah orang-orang yang suka bercanda ataupun santai. Mereka dalam menyikapi masalah biasanya terlalu serius. Walaupun, terkadang mereka sendiri kelewatan karena menganggap hal-hal yang penting sebagai hal sepele.

Contoh Penggunaan Kata Baper

pengertian baper
newtekno41.com

Daripada bingung sama pengertian di atas, mendingan langsung liat contoh-contoh dari penggunaan dari kata baper dalam percakapan sehari-hari ini.

Contoh Baper Sensitif

Ayu: “Eh, rambut lu bagus banget sih.. Kaya buntut kuda!”
Dewi: “Ha? Maksud lu apa nyama-nyamain gua sama kuda??!”
Ayu: “Ah baper amat sih lu.. Gua tu mujiii!! Lagi M ya?”

Contoh Baper Galau

Ojan: “Muka lu kenapa bor, kok butek amat?”
Nugi: “Iye nih, gua diunfollow sama sodara gua..”
Ojan: “Yaampuun.. Itu follower lu kan masih 5038, ngapain galau? Baper amat dah.. Biarin ajee..”

Contoh Baper GR

Inoy: “E buset, si doi ngefollow gua! Jangan-jangan dia suka ama gua!”
Tuti: “Mana sini coba liat.. Ah engga ada tuh!?”
Inoy: “Lah iya, kok ngga ada ya?
Tuti: “Palingan dia kepencet tuh.. Jangan baper dah..”

Contoh Baper Serius

-Anto lagi ngerjain tugas-
Benil: “Bro, makan siang yuk, laper nih..”
Anto: “Buset dah lu,.. Lu ngajak gw makan, sengaja ya biar gw nanti tugasnya nggak selesai?!”
Benil: “Waduh, keknya lu kebanyakan makan micin broh, baper amat siih..”

Contoh Baper Cinta

jangan baper

Jono: “Eh, Intan kayaknya suka sama gue deh.. Masa dia suka mulai chat duluan..”
Agung: “Lah, dia gitu juga ke gua.. Gua pikir dia sukanya sama gua..”
Leni: “Si Intan mah emang gitu ke semua orang kali.. Jangan baper lu pada..”
Jono & Agung: “Yah..”

Tinggalkan komentar