Keutamaan Belajar, Membaca dan Menghafal Al-Qur’an

abnda24.com

Dalam Al-Qur’an, Allah Ta’ala berfirman:

يَا أَيُّهَا النَّاسُ قَدْ جَاءتْكُم مَّوْعِظَةٌ مِّن رَّبِّكُمْ وَشِفَاء لِّمَا فِي الصُّدُورِ وَهُدًى وَرَحْمَةٌ لِّلْمُؤْمِنِينَ
”Wahai manusia, sesungguhnya telah datang kepadamu pelajaran dari Tuhanmu dan penyembuh bagi penyakit-penyakit yang ada di dada, dan rahmat bagi orang-orang mukmin.” (QS Yûnus [10]:57).
 
وَنُنَزِّلُ مِنَ الْقُرْآنِ مَا هُوَ شِفَاء وَرَحْمَةٌ لِّلْمُؤْمِنِينَ وَلاَ يَزِيدُ الظَّالِمِينَ إَلاَّ خَسَار

“Dan Kami turunkan dari Al-Qur’an suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman dan Al-Qur’an itu tidaklah menambah kepada orang-orang zalim selain kerugian.” (QS Al-Isrâ’ [17]:82)


Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam telah diberi berbagai macam mukjizat dari Allah SWT. Baik itu mukjizat lahir maupun bathin. Diantara mukjizat bathin yang tidak nampak orang lain diantaranya adalah peristiwa isra’ mi’raj dan pengelihatan beliau kepada masa depan (nubuwwah). Sedangkan mukjizat lahir yang dapat dilihat orang lain terdapat proses pembelahan dada beliau oleh malaikat Jibril AS, tangan yang diberkahi yang membuat seekor kambing kurus lagi kelaparan dapat mengalirkan air susu dari putingnya dengan sentuhan tangan beliau dan lain sebagainya.

Mukjizat di atas adalah mukjizat yang hanya nampak dan dapat dirasakan ketika Nabi SAW masih hidup di antara sahabat -semoga Allah meridhoi mereka) dan kita tidak dapat mengetahui kecuali dari hadits yang diriwayatkan.

Namun, diantara mukjizat yang diturunkan di zaman Nabi SAW dan para sahabatnya terdapat satu mukjizat yang paling besar lagi agung yang masih dapat kita jumpai dan kita rasakan keberkahannya. Yakni kitab suci Al-Qur’an. Jika kita mau memahami proses diturunkannya Al-Qur’an, kita akan mengerti mengapa Kalamullah ini disebut mukjizat yang besar.

Bayangkan saja, seorang yang Ummi atau tidak dapat membaca dan menulis yang tinggal di satu kampung di tengah gurun yang mana baru sedikit sekali pengikut agama Ahli Kitab hadir di sana, dapat ‘menyusun’ ayat-ayat yang isinya sangat berbobot lagi indah, yang bahkan para penyair sendiri mengakui keindahan susunan kata di dalamnya. Di kitab umat Islam ini juga terdapat kisah tentang kisah umat terdahulu yang sebelumnya tidak dikenal di masyarakat Quraisy kecuali para pemeluk agama samawi yakni Yahudi dan Nasrani.

Itu tadi baru proses keajaiban bagaimana Al-Qur’an dapat hadir di tengah umat Islam, nah sekarang kita akan membahas tentang keutamaan dari isi kitab yang terjaga orisinalitasnya hingga hari kiamat nanti.

Manfaat Membaca Al-Quran Secara Umum

alquran-recitation.com

Ada beberapa manfaat membaca Al-Quran secara umum (tidak khusus terhadap satu surat) untuk para pembacanya.

1. Menjadi Syafaat di Yaumil Hisab

Dari Abi Umamah ra. Ia berkata :

“Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda, ‘Bacalah olehmu Al-Quran, sesungguhnya ia akan menjadi pemberi syafaat pada hari kiamat bagi para sahabatnya”. (HR Muslim)

Yang dimaksud sahabat Al-Quran adalah orang-orang yang senantiasa berinteraksi dengannya. Baik itu membaca, menghafal, mentadabburi, mengajarkan dan sebagainya. Orang-orang yang dekat dengan Al-Quran ini kelak pada hari penghitungan amal akan mendapat ‘bantuan’ dari Al-Quran. Ia akan datang menjadi saksi bagi kita.

2. Sebaik-baik Mukmin

Diriwayatkan dari Sayyidina ‘Utsman bin Affan -semoga Allah meridhainya-, Rasulullah SAW bersabda:

“Sebaik-baik kalian adalah yang mempelajari Al-Quran dan yang mengajarkannya”. (HR Al-Bukhari)

Hadits ini menjadi penyemangat bagi para pengajar dan penuntut ilmu khususnya dalam ilmu yang berkaitan dengan ilmu Al-Quran. Seperti belajar membaca, menghafal, ilmu tafsir dan lain-lain.

3. Memberi Ketenangan Jiwa

Hal ini sesuai dengan firman Allah Ta’ala di surat Ar-Ra’d ayat ke-28:

“(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram”.

Mengingat Allah (dzikir) dapat menenangkan hati dan fikiran kita ketika kita sedang galau dan gelisah. Dan diantara dzikir yang paling utama adalah dengan membaca Al-Quran.

4. Mendapat Rahmat serta Naungan dari Malaikat

Hal ini bersandarkan kepada hadits yang diriwayatkan oleh Muslim, yakni:

“Tidaklah suatu kaum berkumpul di suatu masjid daripada masjid-masjid Allah, sedangkan mereka membaca Al-Quran dan mempelajarinya kecuali akan turun kepada mereka ketenteraman, mereka diliputi dengan rahmat, malaikat mengelilingi mereka dan Allah menyebut-nyebut mereka dihadapan makhluk yang ada disisi-Nya.”

5. Mendapat Pahala Istimewa Membaca Al-Quran

“Barang siapa yang membaca satu huruf dari Kitabullah maka akan memperoleh satu kebaikan. Setiap satu kebaikan akan dibalas dengan sepuluh kali lipat. Aku tidak mengatakan Alif Lam Mim itu satu huruf, akan tetapi Alif satu huruf, Lam satu huruf dan Mim satu huruf.” (HR Tirmidzi)

Pahala membaca Al-Quran sangat spesial karena ketika kita membaca Al-Quran pada hakikatnya kita sedang membaca perkataan Allah (kalamullah). Bayangkan saja, membaca satu huruf Al-Quran saja sudah mendapat 10 ganjaran kebaikan dari Allah Ta’ala. Bagaimana kalau kita membaca satu baris, satu halaman, sepuluh halaman, satu juz atau bahkan meng-khatam-kan Al-Quran?

6. Mendapat Derajat yang Tinggi

“Orang yang ahli dalam membaca Al-Quran akan bersama dengan para malaikat pencatat yang mulia lagi taat. Dan orang yang terbata-bata ketika membaca Al-Quran dan dia bersusah payah mempelajarinya, maka baginya dua pahala.” (HR Bukhari)

Orang-orang yang sudah pandai membaca Al-Quran derajatnya disandingkan bersama para malaikat yang mulia. Dan orang yang masih belajar diganjar dengan pahala tambahan 2 pahala. Artinya dalam satu huruf, orang yang mau belajar membaca Al-Quran akan mendapatkan 20 pahala sekaligus.

7. Penawar Sakitnya Hati

Penyakit hati adalah penyakit yang bersifat batiniyah atau rohaniyah. Contoh penyakit hati seperti sombong, riya, ujub, dan lain sebagainya. Dengan membaca Al-Quran, penyakit hati secara perlahan dapat dibersihkan. Hal ini sesuai dengan hadits riwayat Imam Al-Baihaqi yang berbunyi:

Dari Abdullah bin Umar -semoga Allah meridhainya-, Rasulullah bersabda,

“Sesungguhnya hati ini (bisa) berkarat sebagaimana besi apabila terkena air.”

Seorang sahabat bertanya, ‘Bagaimana cara menghilangkan karat tersebut, wahai Rasulullah?’ Beliau menjawab:

“Perbanyak dzikir dan membaca Al-Quran.“

Di dalam Al-Quran terdapat beberapa ayat yang menjelaskan bahwa ia bisa menjadi obat penawar penyakit yang ada dalam dada. Yang dimaksud dengan penyakit yang ada dalam dada adalah penyakit hati.

Keutamaan Surat-surat di Dalam Al-Quran

Selain daripada keutamaan membaca Al Quran secara umum di atas, ada beberapa ayat dan surat yang mendapat keutamaan secara khusus lainnya. Diantaranya Surat Al Waqiah, Yasin, Ar-Rahman, Al-Mulk dan Al-Kahfi yang akan kita bahas dalam artikel berikutnya.

Update:

Keutamaan Surat Al-Mulk
Keutamaan Surat Al-Kahfi
Keutamaan Surat Yasin
Keutamaan Surat Al-Waqi’ah

You Might Also Like

2 Comments

  1. 1

    سبحان الله
    Semoga tulisan ini mnjadi bermanfaat untuk kita semua

  2. 2

    Aminnnn, Saya Izin Untuk menggunakan Gambarnya Sebagai Background Video Hafalan Quran

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>